Website Resmi
Desa Banjarsari
Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik - Jawa Timur
Admin Desa | 20 Juli 2019 | 1.753 Kali dibuka
Artikel
Admin Desa
20 Juli 2019
1.753 Kali dibuka
Gresik - Masyarakat Dusun Betiring, Desa Banjar Sari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, memiliki tradisi sedekah bumi 'Ancak'. Acara digelar setiap tanggal 27 Dzulqaidah kalender Hijriah atau 27 Bulan Sela penanggalan Jawa, seperti hari ini, Sabtu 20 Juli 2019.
Warga bergotong-royong melaksanakan sedekah bumi sebagai bentuk rasa syukur nikmat dan karunia Tuhan yang diberikan. Tidak hanya warga setempat, dari luar Dusun Betiring juga memadati acara puncak untuk menyaksikan dan memburu berkat (bingkisan). Tradisi tahunan ini sedikit modern, gang masuk dihiasi tenda anggota UMKM yang menawarkan hasil produk dari setiap kecamatan.
'Ancak' atau tatakan dari kayu yang dihiasi rengginang (krupuk beras ketan) dibentuk seperti tanduk kerbau. Sebanyak 400 ancak berisi aneka makanan ringan, jajanan pasar, serta buah-buahan yang dikawal lima orang.
Setelah mengikuti puncak acara, nantinya dibagi-bagi ke warga dan siapa saja yang hadir, tentu setelah dibacakan doa sedekah bumi terlebih dulu.
Parade ancak, dalam pelaksanaan sedekah bumi di Betiring dibuat warga setempat ditata berjejer mengelilingi panggung. Ancak berhias rengginang menyerupai tanduk kerbau ini pertanda kesuburan, zaman dulu warga membajak sawah menggunakan kerbau.
Diungkapkan Ketua panitia sedekah bumi Betiring, Ahmad Soleh (47), setiap ancak menghabiskan dana Rp 800.000 hingga Rp 1 juta. Namun, ada satu ciri khas yang tak boleh ditinggalkan, yakni wajib membuat rengginang melengkung seperti tanduk kerbau.
"Dulu wilayah kami penghasil beras, dan petambak, sebagian lahan beralih fungsi. Sedekah bumi tidak bisa ditinggalkan," kata Soleh.
Pada puncak ritual sedekah, sesepuh desa menabuh gong kecil sebagai tanda untuk mengumpulkan masyarakat. Kemudian payung dan bende yang berusia 300 tahun diarak keliling kampung dibacakan shalawat nabi berakhir panggung.
"Setiap upacara sedekah bumi, payung tersebut di pajang di arena upacara, mengundang bupati dan wakilnya serta jajaran," tukasnya.
Senada dengan Singgih Purwanto, Kades Banjarsari, Cerme, tradisi ini berlangsung sejak pemerintahan Bupati Gresik pertama Kyai Tumenggung Poesponegoro. Sebagai buktinya berupa Payung Kencana yang diberikan Kyai Tumenggung Poespoegoro (Bupati pertama Gresik) kepada Kepala Dusun saat itu.
Payung Kencana yang terus terawat itu sebagai tetenger keberadaan awal tradisi sedekah bumi di Desa Banjarsari terutama Dusun Betiring ini.
Kirim Komentar
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
3650
Populasi
3572
Populasi
0
Populasi
7222
3650
LAKI-LAKI
3572
PEREMPUAN
0
BELUM MENGISI
7222
TOTAL
Aparatur Desa
Kepala Desa
AGUS SUWONDO, SE
Sekretaris Desa
IRKAM SUKAMDANI
Kaur TU & Umum
SHUVAN DWI FEBRIANO
Kaur Keuangan
ULFAH
Kaur Perencanaan
SAPI'IN
Kasi Pemerintahan
RIBUT KURNIA
Kasi. Kesejahteraan
SUNARNO.
Kasun Banjarsari
SUKARDI
Kasun Betiring
SUMARDI, S.SOS.
Kasi Pelayanan
DWI HUDIYONO
Desa Banjarsari
Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur
Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN
Masuk
Peta Desa
Arsip Artikel
1.753 Kali dibuka
Ratusan Ancak Hiasi Tradisi Sedekah Bumi Betiring ...
527 Kali dibuka
Pembentukan Panitia HUT RI ke 78, Jenis dan Jadwal Lomba. Pertandingan...
410 Kali dibuka
BUMDes Banjarsari Ubah Limbah Sampah Jadi Ikon Produk Unggulan...
293 Kali dibuka
Meningkatkan Pendapatan Asli Desa melalui BUMDes...
293 Kali dibuka
Pemdes Banjarsari Awali Penilaian Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat...
08 November 2024
Pelantikan Ketua dan Anggota KPPS Pemilihan Kepala Daerah 2024...
24 Juli 2024
Potensi SDM Melimpah, Mahasiswa Unair Ajak Siswa MI Baitussalam...
19 Juli 2024
KKN UNIVERSITAS GRESIK dengan berbagai Program Kerja Unggulan ...
01 April 2024
Menjaga kerukunan Generasi Muda dengan Kegiatan Sosial di Bulan...
07 Maret 2024
Kelas Ibu Hamil Maret 2024...

Komentar yang terbit pada artikel "Ratusan Ancak Hiasi Tradisi Sedekah Bumi Betiring "